"Kita lihat situasi di Malaysia, kami sangat khawatir karena kami tahu bahwa apa yang terjadi di ibu kota Palu baru-baru ini. Wilayah itu diguncang gempa bumi dan tsunami. Dilaporkan sebelumnya ada lebih dari seribu anggota komunitas yang terlibat dalam sebuah aktivitas semacam LBGT. Akibatnya seluruh area itu dihancurkan. Ini adalah hukuman dari Allah," kata Zahid, seperti dikutip dari malaymail.com pada Selasa, 23 Oktober 2018.
Rehabilitas yang dilakukan untuk kaum LGBT di Malaysia, dipertanyakan oleh Zahid yang berasal dari UMNO. Karena hampir lebih dari seribu LGBT yang bergabung dalam program rehabilitasi ini.
"Kita harus memastikan Malaysia dan mereka yang menentang LGBT terhindar dari hukuman dari Allah," kata Zahid.
Sekitar 1.450 orang dari komunitas LGBT telah sukarela berpatisipasi dan program tersebut. Beberapa dari jumlah itu, bahkan sudah kembali ke jalan islam.
Menurut Mujahid, umat Islam saat ini harus bisa menahan diri menggunakan kejadian di masa lampau sebagai contoh. Sebab dalam Islam diajarkan bahwa seluruh bencana berasal dari Allah dan hanya bisa terjadi atas kehendak-Nya.
Pernyataan Mujahid itu merujuk pada beberapa kisah dalam Quran yang menceritakan suku-suku yang dimusnahkan karena perbuatan dosa mereka. Diantaranya adalah kisah Nabi Luth yang dikirim untuk mengajarkan agama Islam kepada kaum Sodom dan Gomorrah. Kaum Sodom merupakan kelompok masyarakat yang identik dengan kerusakan moral, seperti LGBT. Kaum ini dibinasakan lewat bencana.
No comments:
Post a Comment