Sejumlah bandar udara besar di Jerman meningkatkan keamanan setelah empat tersangka teroris dilaporkan melakukan pengintaian di Bandara Stuttgart, menurut sejumlah laporan.
Kepolisian Jerman dilaporkan saat ini sedang mengejar seorang pria dan dan ayahnya dari North Rhine-Westphalia, serta dua orang lainnya yang terlihat mengambil foto di terminal dan landasan bandara Stuttgart.
Rincian jati diri tersangka telah diserahkan kepada Kepolisian Jerman oleh dinas rahasia Maroko, demikian beberapa laporan menyebutkan.
Peningkatan keamanan di sejumlah bandar udara di Jerman ini dilakukan sepekan setelah serangan teror di Strasbourg, Prancis.
Pelaku serangan, Cherif Chekatt, telah menembak mati tiga orang di
dekat Pasar Natal di Strasbourg, yang berjarak sekitar 150 km dari
Stuttgart. Pelakunya akhirnya tewas
Polisi mengatakan kepada lembaga penyiaran ARD bahwa pasukan keamanan telah meningkatkan keamanan di sejumlah bandara Jerman.
Sementara, situs berita Bild mengatakan peringatan kewaspadaan terhadap kemungkinan serangan teroris telah diperpanjang menjadi 14 hari ke depan.
Setelah serangan di Strasbourg, terlihat adanya aktivitas yang
mencurigakan di Bandara Stuttgart dan Bandara Charles de Gaulle di
Paris, demikian siaran pers SWR.
Sang ayah dan putranya terlihat
di kamera pengintai (CCTV) yang dipasang di sekitar bandara, tetapi
mereka menghilang saat polisi tiba di lokasi.
Nama-nama tersangka
teroris pengintai Bandara Stuttgart serta rincian komunikasi di antara
mereka, disampaikan sejumlah pejabat intelijen di Maroko.
Polisi
Jerman sejauh ini belum melakukan konfirmasi laporan tersebut. Juru
bicara Roman Strohmayer mengatakan "kami memiliki informasi bahwa untuk
saat ini belum dapat dinilai secara meyakinkan."
Namun, dia mengatakan kepada situs Bild:
"Kami telah mendeteksi upaya mata-mata di Bandara Stuttgart dan telah
secara besar-besaran memperketat langkah-langkah keamanan kami di
bandara bekerja sama dengan polisi negara bagian."
Jerman pernah
menjadi sasaran serangan tepat sebelum Natal 2016, ketika seorang
anggota militan asal Tunisia, Anis Amri menabrakkan sebuah truk ke pasar
Natal di Berlin, yang menewaskan 12 orang dan membuat lusinan lainnya
terluka.

No comments:
Post a Comment